Kamis, 26 Januari 2012

Mana yang menang…tampang..atau ..performa..???



Sebuah desain tanpa tujuan akan sia2 dibuatkan….baik desain luar maupun daleman(mesin)….apakah dasar pembuatan suatu type motor berdasarkan survey..tentu saja..atau riset..pastinya…atau bahkan gambling??..mosokkkkk….
Tapi tunggu dulu dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung..lain ladang, lain pula hasil panennya :mrgreen: kalau dijual laris manaaa..??
Kenapa harus ada pilihan..kenapa gak tampang ok ,performa yahud…kembali ke harga…mau gahar..performa tinggi tentu partnya harus kualitas tinggi..tahan banting bila digeber…nah harga pasti ikut nanjak…

Kita lihat yamaha byson..tampilan mendekati bahkan bisa disebut replika moge…artinya “tampang” punya penggemar juga…
Dan menjadikannya motor dengan desain terbaik…tahun ini..mantafff….
Nah untuk pasar Indonesia..tentunya untuk era sekarang ini..mana yang akan mendominasi pasar…TAMPANG APA PERFORMA…hayooooo…???
Sssttttt….atau merk :mrgreen:

Tampilan & Performa

Yamaha V-ixion Pimpin 10 Besar Motor Sport Paling Laris 2011


Kemarin sudah dibeberkan 10 besar penjualan sepeda motor nasional. Tapi jangan kaget kalau didominasi oleh skubek dan bebek, pasalnya total pasar motor sport hanya 8,05 persen dari total market. Atau sekitar 647.324 unit, jauh dibawah skubek yang mencapai 4.150.614 unit dan bebek yang tercatat 3.245.597 unit.

Lalu siapa motor sport yang paling laris? Dari pada penasaran, silahkan simak urutannya:

1.Yamaha V-Ixion : 242.887 unit
2.Honda New MegaPro : 168.970 unit
3.Yamaha Byson : 53.704 unit
4.Honda Tiger : 29.406 unit
5.Yamaha Scorpio Z : 25.105 unit
6.Kawasaki Ninja 150 : 22.932 unit
7.Kawasaki KLX 150 : 22.857 unit
8.Kawasaki Ninja 150RR : 20.796 unit
9.Kawasaki Ninja 250R : 12.876 unit
10.Honda CBR 250R : 8.663 unit

Yamaha V-ixion tetap memimpin penjualan sepeda motor tipe sport di Indonesia. Dibawahnya hanya ada Honda New MegaPro yang bisa mendekati dengan penjualan 168.970 unit.

Motor sport 2-tak dari Kawasaki juga terbukti masih cukup diminati. Ninja 150-nya terjual hingga 22.932 unit dan 20.796 unit motor sport berfairing Ninja 150RR dilepas ke pasaran.

Menariknya, sepeda motor jenis trail, Kawasaki KLX 150 juga cukup diminati. Jumlah penjualan yang mencapai 22.857 unit selama setahun cukup menggembirakan.

Persaingan di kelas 250cc masih dimenangkan oleh Ninja 250R dengan 12.876 unit, sedang rivalnya Honda CBR 250R tipe ABS dan non ABS hanya mampu terjual hingga 8.663 unit.

Beberapa motor sport baru juga banyak yang terlempar dari 10 besar. Seperti CBR 150R yang hanya terjual 6.005 unit dan Suzuki Thunder 125 baru yang total penjualannya hanya 8.401 unit.

Yang menarik adalah penjualan moge Kawasaki. Meski baru diluncurkan di tengah tahun, PT Kawasaki Motor Indonesia sudah mendistribusikan 84 unit ZX-6R ke pasaran, begitu juga dengan ER-6n yang sudah terjual 95 unit.

Nih 10 Besar Motor Bebek Terlaris di 2011!


Penjualan sepeda motor di tahun 2011 sudah diakumulasi. Data yang dikeluarkan Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menyebutkan total penjualan Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki, TVS dan Kanzen mencapai 8.043.535 unit. Tapi kalau dirinci tiap model, siapa yang paling laris? Yuk langsung kita lihat hasilnya:

10 Besar Motor Terlaris 2011
1.Yamaha Mio Sporty : 1.323.229
2.Honda BeAT : 1.033.928
3.Honda Absolute Revo : 759.546
4.Honda Vario Techno : 632.788
5.Honda Supra X 125 : 582.797
6.Yamaha Vega ZR : 523.652
7.Yamaha Jupiter Z : 341.493
8.Yamaha Mio Soul : 338.258
9.Yamaha Jupiter MX : 310.098
10.Honda Blade 110R : 273.624

10 besar sepeda motor terlaris di 2011 didominasi oleh Honda dan Yamaha. Bahkan Yamaha Mio dan Honda BeAT sama-sama mencapai hasil mengagumkan. Skubek entry level ini terjual lebih dari 1 juta unit!

Honda Absolute Revo ada di posisi ketiga, sekaligus menjadi bebek paling laris di tanah air. Posisinya kian kuat setelah PT Astra Honda Motor (AHM) meluncurkan Revo Fit dengan harga Rp 11jutaan. Sedang pesaing Honda Absolute Revo, Yamaha Vega ZR ada di posisi ke 6.

Honda Supra X 125 juga tetap kokoh di posisi ke 5 dengan 582.797. Jumlah ini tidak digabung dengan Honda Supra x 125 Helm In yang terjual hingga 47.612 meski baru mulai dipasarkan pada September 2011.

Satu lagi varian Honda yang langsung laris manis adalah Honda Spacy Helm In. Total penjualan versi karburator dan injeksinya tercatat 211.687 unit. Padahal baru dipasarkan sejak Mei 2011. Sayangnya posisinya belum bisa menembus 10 besar.

Honda Blade 110R juga langsung melejit ada di posisi ke 10 setelah mengalami perubahan signifikan di desain dan mesinnya. Sebelumnya, bebek sporty ini tidak pernah masuk 10 besar.

Meski tidak masuk 10 besar, Yamaha V-ixion masih memegang predikat motor sport paling laris di Indonesia. Motor sport dengan teknologi injeksi ini terjual hingga 242.887 unit.

Head to Head Penjualan Motor Sport Yamaha VS Honda


Di Indonesia, Honda hanya kalah di segmen motor batangan alias motor sport. Sepanjang tahun 2011, dari Januari hingga Juli 2011, penjualan motor sport Honda nomor dua di bawah Yamaha.

Dari total pasar motor sport yang mencapai 393,545 unit, Yamaha berhasil mencatatkan penjualan hingga 189,991 unit. Sedang Honda di posisi kedua hanya menjual 138.129 unit sepeda motor.

Penjualan sepeda motor Yamaha tertinggi ditopang oleh Yamaha V-Ixion yang sukses terjual hingga 143.353 unit. Sayangnya varian ini tidak memiliki kompetitor yang head to head dengan varian Honda.

Hingga saat ini, Honda tidak memiliki varian sepeda motor 150 cc berteknologi setara V-Ixion yang dijual Rp 21 jutaan. Tapi, untuk varian yang langsung bertemu baik secara spesifikas dan harga, Honda lebih unggul.

Misalnya Honda Tiger dan Yamaha Scorpio Z. Dikelas motor sport turing diatas 200 cc ini Tiger lebih unggul dengan total penjualan 21.150 unit. Sedang Scorpio Z hanya 16,528 unit.

Data: AISI
Hal yang sama juga terjadi pada persaingan Honda New Mega Pro dan Yamaha Byson. Produk Honda lebih laris dengan penjualan total penjualan 112.165 unit. Sedang Byson yang rata-rata penjualan bulannya hanya 4.000 unit, hanya tercatat 30.030 unit.

Persaingan makin menarik karena kedua pabrikan ini telah menyiapkan strategi untuk menggenjot penjualan motor sportnya. Yamaha sudah menyiapkan penambahan kapasitas produksi untuk Yamaha Byson.

"Tahun depan kita tambah produksinya jadi 10 ribu unit perbulan," ungkap Eko Prabowo, GM Promotion & Motorsport Indonesia PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI). Sedang Honda juga digosipkan tengah menyiapkan motor sport baru untuk menandingi Yamaha V-Ixion.

Pangkas Harga Aksesori Kawasaki, Gila-Gilaan Bro!

Sejak keberadaannya, Kawasaki Ninja 250 membius banyak peminat. Begitu juga Kawasaki KLX 250. Kedua-duanya memberi sensasi luar biasa bagi si pengendara.
Namun sebagian pemilik motor masih merasa ada kekurangan pada motor bawaan pabrik, terutama bagi yang doyan memodifikasi, walau biayanya cukup banyak menguras isi kantong.

Namun, kabar baik datang dari sebuah gerai aksesori Kawasaki. Seperti potongan harga yang ditawarkan Joddy Ario pemilik bengkel Joddy Motor (JDM) di Jatiwaringin, Jaktim.

Seperti satu set exhaust system Devil dihargai Rp 8.3 juta, kini hanya Rp 7.6 juta. Masih mengenai knalpot Ninja 250. Misalnya, potongan harga knalpot merek Leo Vince Rp 7.8 juta, sekarang dilepas Rp 7.5 juta. Atau knalpot model slip on ditawarkan Rp 2 juta untuk knalpot label MGP dan AHM.

Selain aksesori knalpot, ada juga Juice Box, kotak pintar buat mengatur bahan bakar yang diperuntukkan buat KLX 250. Bagi pemilik KLX 250 yang ingin mendapatkan tenaga secara instan dan tidak mau direpotkan, tentunya Juice Box seharga Rp 2,75 juta bisa jadi pilihan tepat.

Berminat? Langsung saja ke Jl. Jatiwaringin Raya No. 1A, Pangkalan Jati, Jaktim, atau telepon dulu di 021-86601686, 021-70296866. Jangan lupa ditawar lagi yaa!

Jika hanya gonta ganti warna sama dengan gali kuburan sendiri !!!

Sepak terjang Yamaha, yang sempat menempel penguasa pasar R2 Indonesia, sempat mencuri perhatian banyak orang. Tetapi semenjak 2010 s.d. 2011 YIMM seperti kehilangan arah, nggak tahu harus kemana, dan tidak tanggap dengan gerakan yang dilakukan oleh kompetitor.

Arah pergerakan Yamaha terlihat amatlah mudah dibaca oleh kompetitor sehingga dengan sangat gampang pula kompetitor melakukan sliding tackle manis atas pergerakan Yamaha :mrgreen: :mrgreen: :mrgreen:
Lihat saja kasus Honda New Blade, dengan Sliding Tackle manis Jupi Z pun tengkurep dan nyungsep tanpa ada hukuman bagi Honda New Blade. Sayang sekali Yamaha tidak berusaha mengubah arahannya dalam memperbaiki lini produk. Alih-alih bukan menambahkan fitur pada produk yang mereka miliki, tetapi hanya melakukan polesan-polesan yang kurang berarti terhadap lini produk mereka.
Pernyataan dari Internal Yamaha yang menyatakan akan menggelontorkan produk-produk yang berkualitas di lini produk mereka sebagai usaha menutupi kekalahan varian dalam lini produk, sampai awal 2012 belum terlihat nyata. Sebut saja Jupiter Z, bukannya menambahkan Rear Disk Brake yang jelas-jelas disenangi oleh konsumennya Indonesia, yang jelas-jelas kasat mata lebih mudah dicerna oleh konsumen, justru hanya mengubah warna menjadi putih saja,  Putih is oke but adding RDB is greattt !!!
Begitu juga dengan Jupiter MX yang kemudian datang dengan warna putih juga

Secara tampilan memang ciammikk tetapi sebagai bagian dari bebek supperr Yamaha harusnya ada upgrade disisi mesin yang mengadopsi teknologi terbaru agar bisa bejaban dengan Satria FU,sehingga jargon Semakin di Depan memang menjadi nyata. Karenanya jika Yamaha tidak melakukan inovasi-inovasi baru yang benar-bener touch the product, dapat dipastikan 2012 ini Yamaha akan semakin terpuruk dalam kancah R2 Indonesia.
Saya sangat meyakini Yamaha sebenarnya jauh lebih bisa lebih baik dari saat ini, karena dengan organisasi yang semakin ramping akibat penyatuan YMKI dan YIMM, harusnya lebih gesit dan cepat dalam mengambil keputusan dan memberikan konsumen produk-produk yang betul-betul fresh, inovatif dan berkualitas.
Ditunggu terobosan-terobosan seperti Mio dan Vixion dahulu kala :mrgreen: :mrgreen:

Beat Cetak Rekor 1 liter = 73 km

Judul di atas jadi kesimpulan acara Econo Riding With Honda Beat yang dilangsungkan siang ini (18/6) di Front Row, Taman Ria Senayan. OTOMOTIFNET.COM membuktikan sendiri fakta ini sendiri. Maklum pada gelaran ini hanya jurnalis yang diperbolehkan mengikuti “lomba irit naik Honda Beat”. Jadi jangan pada ngiri ya!.

Hasil yang diperoleh oleh para jurnalis ini mengungguli klaim yang dibuat oleh PT Astra Honda Motor (AHM). Yaitu 60 km/liter, padahal juara pertamanya mampu mencapai 73 km/liter.

Dan menariknya dari sekian banyak jurnalis yang ambil bagian terselip nama Octavianus Hariawan di podium ke tiga. Octa yang notabene reporter Tabloid OTOMOTIF ini punya bobot 105 kg. Pasti banyak yang enggak percaya dia bisa mencatat konsumsi bensin 64,7 km/liter.

Mengungguli sekian banyak peserta lain yang punya berat badan lebih ringan. Peserta lain rata-rata punya bobot 70 kg. Ini artinya bobot yang diterima mesin tetap mempengaruhi konsumsi bahan bakar, tapi bukan yang utama. Justru, karakter mesin dan cara berkendara lah yang paling mempengaruhi konsumsi bahan bakar.

“Saya berusaha tidak membuka gas mendadak dan konstan pada kecepatan 40-50 km/jam,” ungkap Octa. Ucapan Octa tentunya bisa dipercaya. Pasalnya, aturan main yang diberlakukan jauh dari kecurangan.

Saat start, bensin diisi penuh. Begitu jalan, part yang bisa digunakan untuk mematikan mesin yaitu kunci kontak dan standart samping disegel. Sesampaianya di garis finish pun, langsung diukur banyaknya konsumsi bahan bakar yang digunakan. Caranya dengan mengisi kembali tanki bensin sampai penuh. Dari sini ketahuan berapa banyak bensin yang digunakan. Lalu dikonversikan ke konsumsi km/liter.

Rute yang dilalui pun di jalan raya sungguhan. Dimana kemacetan serta tekstur jalan yang naik turun benar-benar dilewati peserta. Tuhkan benar, kalau cara berkendara yang tepat dipadu karakter mesin yang irit bisa bikin konsumsi bensin makin ramah di kantong.

Hasil Lomba:


No. Nama Asal Media Konsumsi Bensin
1. Eka Motor Plus 73.514 km/liter
2. Tining Motor Plus 65.542 km/liter
3. Octavianus Otomotif 64.762 km/liter

Rabu, 25 Januari 2012

Yamaha Byson vs NMP (New Megapro)

hasil rampokan dari bro Nadi :evil:
Agility : Yamaha Byson (9/10) vs Honda New Megapro (8/10)
Jujur untuk komparasi ini rada ribet, coz mbah absen waktu ngetest Byson di sentul. Tapi :D apa gunanya temen kalo nggak bisa di jadiin  bahan contekan ;) tanyakan langsung sama juragan rondo, lebih agile mana Byson apa NMP ? Naah jawabanya relatif sama dengan blogger lainya Byson lebih menyerupai V-Ixion dan motor streetfighter pada umumnya yaitu dengan center of gravity di tengah pas maka motor lebih enak ditekuk. Sedangkan NMP yang berbasis Tiger memang overall lebih nyaman tapi jadi kalah lincah!
Note: Lebih nyaman = kurang agile, itu udah hukum alam
ya ya ya … terserah mau komen apa :?
Suply & Stock : Yamaha Byson (8/10) vs Honda New Megapro (9/10)
Okeh, ini udah jadi persoalan klise buat Yamaha! Seperti kasus V-Ixion yang indenya menggunung karena pabrikan YMKI gempor duluan menuhin permintaan konsumen. Sebaliknya AHM memang udah pengalaman soal ini. Bahkan mereka mengklaim konsumen tidak perlu menunggu lebih dari 1 bulan untuk mendapatkan NMP kesayanganya ini. Jadi untuk faktor ini memang Dominasi AHM nggak bisa di ganggu gugat.
Note : Kisruh inden V-Ixion maw ga maw masih menyisakn troma!
Kesimpulan : Overall ratingnya sama, monggo diserakan pada selera Konsumen Aje deh!
Ini ponten yang dikasih mbah buat Byson dan NMP
  • Tampilan : Yamaha Byson (10/10) vs Honda New Megapro (7/10)
  • Performa : Yamaha Byson (8/10) vs Honda New Megapro (9/10)
  • Ergonomis : Yamaha Byson (8/10) vs Honda New Megapro (10/10)
  • Orientasi Allrounder : Yamaha Byson (10/10) vs Honda New Megapro (9/10)
  • Agility : Yamaha Byson (9/10) vs Honda New Megapro (8/10)
  • Suply & Stock : Yamaha Byson (8/10) vs Honda New Megapro (9/10)
  • Total : Yamaha Byson (53/60) vs Honda New Megarpo (53/10)
juragan rondo kah?
Beli Byson Jika : Sporty & Fashionable oriented
Nah buat mereka yang mengedepankan penampilan sporty dan fashionable jelas Byson pilihan utamanya :D tampilanya yang modern namun berwibawa plus riding position yang Streetfighter abis mau gak mau menjadikan Byson di pole position untuk hal ini. Tapi konsekwensinya masalah suply barang bakal jadi kendala utama yang hal serupa nggak masalah buat pemilik dan pecinta NMP …
Bli NMP jika : Performance & Ergonomic oriented
Memang buat tampilan NMP kalah total dibanding Byson tapi … disaat yang sama NMP menawarkan dua sisi yang berbeda. Yaitu motor yang memiliki performa mesin cukup ganas tapi juga nyaman buat dipakai harian ;) kok bisa ? ya bisa buktinya NMP bisa :D selain itu memang untuk stock juga lebih  mudah didapat, sayanya tampilan NMP kalah garang dengan byson terutama jika dijejerin  bareng bareng …

PAKE MESIN SAMA “ITULAH YANG MEMBUAT HONDA KUAT”

Selamat malam semua masbRO………
ini pertama kalinya saya bikin artikel kepagian….
ini gara2 jiwa saya masih tergoncang semalem gak jadi nonton farah queen yang demo masak di malang town square
alhasil perut tumben minta dianter ke kamar mandi……
#nyalain lagu as long as you love me :backstreet boys
gini masbRO salah satu pabrikan motor jepang yang betah banget di indonesia yaitu Honda
budaya Honda yang paling dikenal salah satunya adalah menggunakan mesin setipe pada motor yang berbeda,
contoh neh
1. astrea star = astrea prima = astrea grand = supra = supra x
2. Honda kirana = honda karisma = supra x 125 (paling ganteng) = honda civicsparepart
3. spacy = vario = scoopy = beat (ini agak beda dikit)
4. generasi revo 110 (kecuali AT) = generasi blade 110
nah dari 4 contoh tadi kita semua udah liat banyak banget motor2 keluaran honda yang menggunakan mesin yang sama, tapi masbRO dari hasil perbincangan sama bapak saya, ini membuat saya mulai berpikir dari dunia sisi lain, “ternyata budaya inilah yang membuat penjualan honda berbeda signifikan dengan pabrikan tetangga lainnya (jangan tanya arti signifikan apaan, gw sendiri gak tau artinya, tapi lu coba ucapin kata itu rasanya keren banget wakakakkakakkakaa)
ternyata banyak keuuntungan yang kita enggak tau dari budaya menggunakan mesin yang sama di varian yang berbeda….

1. biaya produksi bisa ditekan…….
ini mah udah pasti namanya aja produksi massal pasti biayanya lebih murah daripada produksi spesial….

2. mekanik enggak pernah kesulitan buat service dll
nah ini kan udah jelas masbRO misal waktu jamannya astrea star pasti semua mekanik udah dikasih tau tentang karakter itu mesin supaya kalo ada yang tau2 ngamuk2 di AHASS gara2 motornya gak mau di ajak standing lagi pihak AHASS udah siap buat bikin tuh motor bisa standing lagi, nah seiring berjalannya waktu keluarlah supra x menggunakan mesin yang sama, dan ketika ada lagi konsumen yang dateng ke AHASS mau service motornya, para mekanik sudah dalam posisi bner2 siap untuk menangani masalah mesinnya si supra x, soalanya udah bertahun2 pihak ahass ngutak-ngatik itu mesin, sehingga hasil service dari AHASS bisa bner2 memuaskan karena pengalaman mereka di mesin itu udah mantep bner…..
bayangin aja jarak antara Honda star sama supra X……..
perumpamaannya gini kayak kita diajarin 1+1=2 sampe 10 tahun, ya lancar banget pas tiap di tanya 1+1= berapa

3. sparepart mesin enggak terlalu susah dicari
ini juga yang paling masuk akal apalagi soal karena mesin sama otomatis metode substitusi spare part pasti bisa dilakukan, orang mesinnya aja sama, otomatis kalo ada bagian sparepart pasti gampang nyarinya….
coba aja masbRO ke bengkel2 non-resmi yang jual sparepart2 KW coba masbRO cek salah satu sparepart KW buat honda, pasti namanya panjang sendiri “untuk astrea grand/supra x / honda star / astrea prima

4. nilai jual tinggi
di poin ini sedikit banyak penggunaan engine yang sama berpengaruh,
coba kita cek satu2 apa aja sih yang buat nilai jual suatu motor tinggi
# barang awet = no comment ini kayaknya berdasarkan kata orang tua
# gampang ngerawatnya= bisa di cek di poin 2
# spare part gampang dicari = bisa diliat di poin 3
# mesin enggak ketinggalan jaman = nah ini yang kayaknya butuh penjelasan , arti dari enggak ketinggalan jaman disini punya arti khusus, maksudnya enggak ketinggalan jaman disini bukan dalam arti piranti mesin yang digunakan honda sudah sangat maju dibanding motor lainnya
tapi lebih kearah motor bekasnya gak ketinggalan jaman sama motor barunya
misal kita beli honda kirana mesinnya gak akan ketinggalan jaman kalo kita bandingkan sama supra x 125 yang sampe sekarang masih dipajang di dealer2…. sehingga buat yang abis beli motor bekas honda pas mau cari sparepart gak bakal kesusahan orang mesinnya aja sama kayak motor yang keluar sekarang
kadang ada yang bilang “nilai jual tinggi, kayak investasi aja, kalo emang niat mau investasi mending beli emas sekalian”
saya menjawab ” emas kan enggak bisa buat ngebut masbRO ” hweheheh intermezo aja…..
oke masbRO itu dia kesimpulan yang saya ambil dari perbincangan saya sama bapak saya kurang lebih 1 tahun lalu
ngomong-ngomong si bapak enggak taunya sering baca artikel saya “hweheheh makasih ya pak”
makasih juga udah membuka wawasan saya…. oke akhir kata saya mau lanjut tidur dulu masbRO masih ngatuk berat

Strategi Keroyokan pun Mulai Dipakai Yamaha…!!!

mio-j-2.jpg
Bro/sist sekalian yang berbahagia, akhirnya strategi keroyokan Honda mulai diterapkan oleh Yamaha. Memang bukan keroyokan varian seperti Honda mengkeroyok Yamaha di segment skutik. Tapi lebih ke head to headnya. Informasi yang CB kumpulkan bahwa Mio J memiliki 2 varian dengan 14 pilihan warna. Kehadiran Mio J pun tidak mendiskontinyu Mio tapi lebih sebagai tandem. Terlihat disini Beat mulai dikeroyok oleh Mio yang memberikan pilihan injeksi dan karburator, dan meiliki lebih banyak varian warna.
20091013091332_astra_beat_white_techno_[].jpg
Pun begitu dengan Fino yang coba menggempur Scoopy. Scoopy yang memiliki lima warian warna ( Classic white, Retro Pink, Vintage Violet, Candy Red dan Sugar Blue ) coba digempur oleh Fino yang mempunyai 3 varian, Fashion, Clasic dan sporty, dan kabarnya dari info yang didapat total ada 10 Jenis Varian. Hal yang paling realistis dilakukan oleh Yamaha adalah menambah varian model dan warna, karena untuk mengikuti permainan Honda yang mengelurakan banyak varian produk rasanya sulit dilakukan Yamaha.
klx48.jpg
Apakah keroyokan Mio terhadapa Beat dan keroyokan Fino terhadap scoopy membuahkan hasil. Selagi belum adanya perubahan sama beat dan scoopy CB optimis Mio j dan Fino bisa bersuara lantang di pasar. Karena disini brand Yamaha juga ikut mendukung, lain lagi kalau Mio J dan Fino punya Suzuki atau TVS :mrgreen:
honda-scoopy-candy-red.jpg